Pages

Sunday, April 13, 2008

Kredit Usaha Rakyat

Pengin nge blog tapi sedang malas ngetik. Biar tidak kosong terlalu lama, saya coba copy paste dari detik.com itung-itung sebagai cliping. Linknya bisa diclick disini. saya Sedangkan syarat pengajuannya bisa dilihat disini.
Selasa, 08/04/2008 19:15 WIB
detik Finance :
BNI-Mandiri Lomba Kucurkan KUR
Dua bank BUMN, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Mandiri Ttbk berlomba menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penyaluran kredit kedua bank BUMN itu dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan di Desa Eretan, Kecamatan Kandang Haur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (8/4/2008).
Untuk BNI, penyaluran kredit secara simbolis ditandatangani melalui perjanjian kredit antara Direktur Utama BNI Gatot Suwondo kepada 6 perwakilan debitor dan koperasi senilai Rp 3,93 miliar. "Kredit yang diberikan memiliki plafon hingga Rp 500 juta dengan keunggulan kemudahan persyaratan dan suku bunga yang ringan," ujar Gatot. Tak mau kalah, Bank Mandiri juga menyerahkan KUR kepada 15 debitor UMKM senilai Rp 3,5 miliar. Mandiri jugamenyerahkan bantuan kredit kepada 200 peternak sapi senilai Rp 5 miliar untuk pengadaan 400 ekor sapi perah di Desa Jetak Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. GM Divisi Usaha Kecil BNI Tati Widayati mengatakan untuk tahun ini target untuk KUR BNI adalah Rp 2 triliun yang akan disebar di 12 wilayah. "Tapi yang terbesar memang di Jawa Tengah dan Kawa Barena itu market terbesar kami, targetnya untuk Indramayu dan Pekalongan adalah Rp 250 miliar," tuturnya. 
BNI menjanjikan kemudahan kredit yakni bisa disetujui tanpa jaminan, dapat diputus di tempat, hanya berdasarkan wawancara, suku bunganya antara 12-14 persen. Sampai saat ini besaran KUR yang diberikan BNI adalah plafon 558 miliar dengan total debitur UKM sebanyak 5.536. "Jadi average kreditnya di bawah Rp 10 per debitur," imbuhnya. Sementara KUR Bank Mandiri adalah kredit program untuk tujuan produktif yang memenuhi kriteria limit kredit Rp 500 juta , suku bunga maksimal 16% efektif per tahun dan sebagai jaminan ditutup melalui penjaminan dari PT Askrindo dan Perum Sarana Pengembangan Usaha (SPU).

Note : Syarat KUR Mandiri bisa dilihat disini
          Syarat KUR BNI bisa dilihat disini

29 comments:

Anonymous said...

Saya dari Rancaekek dan saya sudah coba utk mendapatkan KUR, tetapi ternyata KREDIT TANPA AGUNAN ADALAH BOOOOHOOOOONG BEEESAAAAR. BRI unit Rancaekek meminta agunan sebagai syarat nya kalau tak percaya silakan Pak SBY silakan periksa sendiri.
PAK SBY JANGAN PERCAYA SAMA PEMBISIK2 disekeliling mereka kebanyakan pembohong. TAPI SBY KOk tak kalah gobloknya sama mereka. Apa tidak ingat apa kata PEMBISIK peristiwa ADAM AIR ? BLUE ENERGI ? SUPERTOY Dll KELEDAI PALING BODOH AJA TAK AKAN TERANTUK BATU YANG SAMA. Pertanyaan saya pad SBY apa yang lebih dongo dibanding keledai ? jawaban SBY

Anonymous said...

buat yg d atas...

eloo yg bego dan dongo, kalo Bank minta agunan, itu artinya lo ga mencukupi syarat sebagai penerima kredit, dgn kata lain resiko kredit macet lo gede tolol!!.

kalo lo mau presiden yg sempurna lo order sono sama Tuhan lo. itu pun kalo lo punya Tuhan....

Anonymous said...

aku setuju dengan yang pertama diatas memang kur bukan tanpa agunan tapi aku kurang setuju kalau presidennya ngak baik, niatnya sih beliau baik biar masyarakat dapat mengakses pinjaman tapi mungkin implementasinya dari bank yang ngak kayak gitu, biaqsa bank hanya peduli bagi peminjam diatas 100 jt, yg punya agunan aku jg udah coba ke BRI dan Bang Syariah Mandiri alih2 untuk survey ataupun wawancara mereka bilang untuk BRI cabang tidak melayani pinjaman dibawah 50 jt unit tdk melayani di tas 5 jt jd kalo butuh 30 jt harus kemana gitu udah lagi mrk kayak kurang bersahabat gitu dan meremehkan.
kalau di bank syariah mandiri mereka bilang tidak ada KUR titik
jadi gimana bank ngelihat usaha itu layak atau tidak kalau baru gitu harus dimentahin lagi

thanks

WGTT Team said...

Ya kita memang tidak bisa menggeneralisir perilaku bank hanya karena kejadian yang menimpa kita. Bisa jadi hanya oknum setempat yang malas dan tidak mempunyai gaya elegan dalam menolak melayani calon nasabahnya.

Pada dasarnya KUR kan memang untuk rakyat kan? kalo ada bank yang malas atau udah membatasi plafon atau malah bohong dengan mengatakan banknya tidak menyediakan KUR itu memang kasuistik dan kalau perlu ditulis saja dikoran (surat pembaca). Biar nyaho aja ditegur ama pihak manajemen pusat mereka.

Selain itu ada message yang tidak sampe memang, pada dasarnya bank memang malas melayani calon nasabah yang bukan nasabahnya, selain karena mereka tidak punya track record juga takut menanggung resiko akibat memberikan kredit orang kepada orang yang tidak dikenal. Cukup manusiawi si..

Sekedar think out of box nih. So memang mulai saat ini kita harus menjalin hubungan yang baik dengan bank.

Salam kenal mas Yusuf! mohon update dunk blognya :D

Anonymous said...

Mas kalo KUR kan bukan uangnya Pemerintah tapi Uangnya bank Pemerintah kan hanya sharing premi asuransi jadi ndak perlu ngotot untuk dapat KUR kalo persyaratannya ndak lengkap he he

rama yudhistira said...

saya juga pernah minat minjam dana KUR untuk usaha warnet saya. sudah jalan lho, cuma mau buka cabang lagi. Soalnya memang gak ada dana. Waktu tiu KUR lagi marak sih di koran2x. Tapi setelah saya tanya di Bank BRI, Madiri di sekitar tempat tinggal saya, mereka bilang kalo KUR hanya untuk pinjaman maksimum 5 juta aja (pokoknya sedikit banget). Lha kok gak sama dengan yang dijanjikan??? padahal kita nih benar2x untuk modal wirausaha yang ujung2xnya juga membuka lapangan kerja. Jadi bagaimana kriterianya untuk mendapatkan KUR tidak jelas, misal apa dia harus dari kalangan super miskin atau kalangan menegah umum yang punya usaha kecil tanpa record kredit macet (termasuk kartu)tapi bener2x butuh dana yang agak besar untuk memulai atau mengembangkan usahanya?. Dan bagaimana ini? sepertinya intruksi dari pusat (presiden) tidak dijalankan di tingkat pelaksana terendah??? atau memang mereka(pihak bank) masih setengah hati menjalankan KUR ??

Anonymous said...

2 th yang lalu saya mendapat kredit PKBL dari bank bni, sekarang sisa pinjaman kurang lebih 8 bln lagi lunas.pada bln agustus 2009 saya minta top up ternyata saya disuruh menunggu selama 4 bln,4 bln kemudian saya menagih lagi permohonan saya ! ternyata jawaban penyelianya disuruh menunggu lagi, ini bagaimana ? sementara angsuran saya lancar ...... ( memang benar kata mass media kita yg lagi rame sekarang ini " lemahnya pengawasan di perbankan kita indonesia )

bagindo said...

Usaha kecil di Indonesia itu sangat banyak dan menjadi penopang perekonoian Indonesia. Mereka tidak hanya perlu bantuan permodalan saja sih

Anonymous said...

KUR,UKM dll emang boong dan isapan jempol bagi usaha kecil itu sendiri,Bank2 berebut memasukkan proposal ke BI sesuai dgn program pemerintah tentang UKM atau KUR (kredit/pinjaman tanpa agunan) tp kenyataannya apa? setiap bank yg saya ajukan permohonan KUR dan UKM menolak utk menanggapi,jadi apakah uang yg didapat dari BI yg katanya utk program UKM dan KUR dipinjamkan kpd pengusaha2 besar?sebaiknya pemeritah mengevaluasi lagi bank2 yg diberi kepercayaan utk membantu pengusaha/pedagang kecil ini atau ini hanya sbg LIPS SERVICE pemerintah utk menarik simpati rakyat saja?

Anonymous said...

modal kecil, tetap harus pakai agunan. saya yang ndak punya agunan tapi punya usaha gmana???. di tolak ama bank penyalur kur.

depoetra said...

alamak. matilah kita kalo kayak gini.
saya udah ke beberapa bank tapi saya tanya program kur ada yang enggak tau ato pura2 tolol. sudah ada usaha gak punya agunan itu bohong. kalo ada agunan gak punya usaha aman2 wae. kalo gak sanggup bayar tarik dah yang diagunkan. besarannyapun apabila pakai agunan paling cuma bisa dapat 50 % dari nilai yang diagunkan. susahnya jadi pengusaha nie. awak tanyak ke citybank yang untuk daerah city (kota-kota) aja, gak sampe pedesaan, iklannyanya aja yang mak nyoss. sapa yang sakit dah gak tau lah aku.pening kali otakku dari mana lagi dapet dana pinjaman nie.

Hadi said...

"Jaminan ditutup melalui penjaminan dari PT Askrindo dan Perum Sarana Pengembangan Usaha (SPU)" jadi bukan berarti usaha yg tidak layak (menurut penilaian bank)dapat tetap dibiayai karena adanya jaminan tersebut. Kalo bank "tutup mata" atas kelayakan usaha pemohon kredit, layak nggak layak setujui aja, ya lama-lama bangkrut dong PT Askrindo dan Perum Sarana Pengembangan Usaha gara-gara klaim kredit macet, banknya pun bisa kena tuntut karena melanggar "prinsip kehati-hatian" (sebagaimana anda tau, bank sarat dengan aturan dan "dipelototin" banyak mata a.l.: BI, Kejaksaa, Kepolisian, KPK, dlsb) Saya sebelum pensiun banyak koq membiayai usaha dengan jaminan yg jauh lebih kecil dari agunan/jaminan kebendaannya, setelah dari hasil evaluasi meyakinkan saya bahwa ybs mempunyai kemampuan untuk membayar kembali kewajibannya. Prinsipnya, kelayakan usaha adalah "jaminan utama" sedangkan agunan kebendaan adalah "jaminan kedua". Semakin baik "jaminan utama" nya maka akan bisa semakin dikurangi "jaminan kedua" nya. Saya setuju untuk jangan menggeneralisir kasus. Saya hanya mengajak mari kita melihat dari sisipandang nasabah & sisipandang bankir. Bankir sekarang lebih mudah koq diajak diskusi, kalo tidak, muat saja di koran. Semoga bermanfaat, salam.

Meja Bundar said...

penjelasan dr Pak Hadi sangat masuk akal. terima kasih, Pak :)

pandu said...

Makasih pak atas informasinya,
saya mempunyai informasi tambahan..
prasyaratan untuk KUR dapat dilihat di :
syarat-kredit-usaha-rakyat-kur-20-juta

dedeng s said...

pinjaman KUR tanpa jaminan benar,tapi pinjaman awalnya hanya 5 juta dan kalau sudah lunas bisa lebih dari 5 juta.kalau tidak percaya silahkan coba di BANK BRI CITEUREUP-BOGOR .saya sudah mencobanya 5 juta dan sudah cair,walaupun partai saya bukan DEMOKRAT tapi saya berterima kasih kepada DEMOKRAT

vivi said...

pinjaman KUR benar" menguntungkan. sya sudah dapat pinjaman KUR senilai 200juta dengan agunan... untuk teman" yang pingin cepet cair. lebih baik deketin pegawai BRI.. tp nanti ada komisinya 2% :( kl lewat jalur normal kayaknya dipersulit... skg jamannya WANI PIRO???

Anonymous said...

untuk KUR klo tidak D3 (Deukeut, Duit, Dulur) tidak ter-realisasi, ini dialami oleh saya sendiri, belum ada survey sudah banyak alasan. diantaranya :
1. Karena Kredit yg terdahulu banyak macet. maka yang sekarang harus pake Jaminan.
2. Kepala Bank baru ganti.

menurut saya yang terdahulu bukan kesalahan Kreditur tp kesalahan Oknum Bank itu sendiri karena tidak bisa menyeleksi Kreditur yang terdahulu, dan mementingkan D3.

tolong kepada semua pihak yang terkait memperhatikan oknum2 yang merugikan masyarakat kecil untuk kemajuan di bidang usaha masing2.

Kejadian ini terjadi di BRI Unit Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur, Jawabarat, Indonesia.

Anonymous said...

apakah kur ini bagi orang yang sudah punya usaha yang bisa atau orang yang mau memulai usaha apa bisa mendapatkan KUR

Jancok said...

Aku juga lagi mau ngajuin KUR nih, tapi katanya harus pakek agunan.Sedangkan aku sekarang posisinya lagi kost/ gak tinggal di kota asal. Sedangkan (Calon) agunan-ku BPKB beralamatkan di tempat asalku Pacitan. Kira2 bisa gak ya?

Kayaknya aku setuju yang dibilang Agan yang paling di atas tuh, KUR tanpa agunan tu bohong. Aku rasa KUR itu cuma buat program CSR-nya Pemerintah aja biar keliatan mendukung rakyat kecil pelaku ekonomi mikro, padahal sesungguhnya cuma buat cari muka Pemerintah aja. Selain itu, aku juga punya pandangan, bahwa KUR itu dibuat cuma untuk menambah daya beli kredit masyarakat aja, yang notabene Bank mendapatkan keuntungan setelah memberikan pinjaman yang berupa kredit.

Fyuuuh, susah memang hidup di negara yang penuh dengan politik dan intrik.. ckckck

Anonymous said...

Sy mempunyai usaha yg sdh berjln 7 bln dapatkah saya mengajukan KUR utk penambahan modal kerja/investasi alat. Usaha saya bidang pertanian(budidaya buah naga)> utk usaha yg sdh berjalan tetapi blm ada cashflow krn blum ada panen, apakah memungkinkan pihak perbankan mengucurkan KUR pd usaha spt ini??
Mhn respon nya

Terima kasih.
Wawan Balikpapan

Anonymous said...

Sebenarnya, Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan alokasi dana hibah yang dialokasikan pemerintah untuk membantu usaha masyarakat khususnya masyarakat kalangan "bawah". Adanya kata "hibah" perlu lebih dicermati, "hibah" adalah sumbangan. sehingga pada dasarnya pemerintah hanya bermaksud "memberi" bantuan dana secara cuma-cuma tanpa mengharapkan diganti namun dapat menciptakan/mengembangkan usaha di masyarakat. Namun, karena alokasinya yang melalui bank, justru KUR menjadi salah satu "produk" bank yang baru. Sehingga alokasi KUR menjadi sedikit tumpang tindih dengan Alokasi Kredit Usaha Mikro (KUM). Seharusnya penyaluran KUR lebih mendapatkan pengawasan dari pemerintah.

Terima kasih
Anggar Ramadhani.... Malang

YUSUF ARIF SETIAWAN said...

@ Bu Anngar Ramadani,
Tidak benar kalo KUR itu dana hibah pemerintah yang dislaurkan lewat bank. KUR itu murni dana bank. Dana bank yang bersumber dari penabung dan deposan (atau uang kita). Kemudahannya hanya terletak pada kelonggaran jaminan, kita dapat menyediakan minimal 30% besaran jaminan kita pada Bank. Info KUR yang perlu kita ketahui bisa dilihat disini http://yusufarif.blogspot.com/2011/09/kredit-usaha-rakyat-perlu-diluruskan_07.html

Ahmad Yani said...

Kredit tanpa agunan?yg jelas kedepan buat pengajuan(ukm)lebih mudah.

DRAGONZ CELL said...

kalo diminta jaminan lebih enak jadi ada kejelasan,saya udah setahun ngajuin KUR ke BRI bogor ga ada kejelasan apa-apa,ga ada yang telpon atau survei dari BRI. mudah2an postingan ini di baca SBY.

Anonymous said...

wassup yusufarif.blogspot.com blogger found your website via search engine but it was hard to find and I see you could have more visitors because there are not so many comments yet. I have discovered website which offer to dramatically increase traffic to your site http://mass-backlinks.com they claim they managed to get close to 4000 visitors/day using their services you could also get lot more targeted traffic from search engines as you have now. I used their services and got significantly more visitors to my site. Hope this helps :) They offer best services to increase website traffic at this website http://mass-backlinks.com

Toto HARY said...

Mendingan jual organ tubuh

Reisyawahyu Hidayat said...

Kur memang ada dan mungkin gak semua bisa menikmatin,melihat dari 2 sisi kur seperti buah simalakama,diadain salah ga tambah salah,yang penting kalo mau dpt pinjaman kredit dari bank,jangan berbelit bicara apa adanya,msalah bank mau ksih atau tidak tergantung krbijakan masing2 bank,namun yang pasti kita sama2 membutuhkan,kita bytuh bank,bank juga butuh nasabah,monggo di cerna aja

japag jakarta said...

bullshiitt..
coruption only that staff

Ricardo Leo said...

Halo semua,

Saya seorang pemberi pinjaman pribadi, saya menawarkan pinjaman sebesar 3% ini adalah perusahaan yang sah dengan kehormatan dan perbedaan kami siap membantu Anda dalam masalah keuangan yang Anda kami menawarkan semua jenis pinjaman jadi jika Anda tertarik pada tawaran pinjaman ini silakan hubungi kami di email kami: wagner_firm1@blumail.org

Juga menyediakan rincian follow sehingga kita bisa melanjutkan dengan pinjaman segera.

nama:
Jumlah yang dibutuhkan:
durasi:
negara:
Tujuan pinjaman:
Pendapatan bulanan:
Nomor telepon:

Hubungi kami dengan rincian di atas pada email kami: wagner_firm1@blumail.org

Salam untuk semua.