Pages

Friday, December 05, 2008

Tips lolos ujian seleksi karyawan Bank seri : 1

Saya ingin membagi tips, bagaimana cara lolos seleksi karyawan Bank. Sebenarnya juga bukan tips hebat sih, soalnya saya baru lolos lulus seleksi menjadi karyawan bank juga baru empat kali. Pertama, ketika barusan selesai lulus kuliah dan menjadi karir pertama hidup saya dibank, yang kedua ketika telah bekerja dengan masa kerja kurang lebih dua tahun (namun tidak jadi pindah, soalnya beda prinsip dan keyakinan), ketiga ketika setelah mempunyai masa kerja dibank selama lima tahun (alasannya sih, karena ingin punya pengalaman baru dan mendampingi istri baru). Kebetulan saat itu cabang yang akan dibuka ada dikota calon istri saya. Sedangkan yang keempat adalah setelah setahun dikota tersebut, hanya iseng sih (tes kemampuan saja), jadi ya tidak saya ambil.

Tapi sebelumnya saya ingin memberikan gambaran awal dahulu kepada rekan-rekan yang memang berminat berkarir didunia perbankan. Sesungguhnya gambaran industri perbankan tidaklah seindah dari uniform atau design gedungnya yang selama ini kita lihat. Tapi kembali saya tegaskan juga diawal, dimanapun kita bekerja sesungguhnya juga tidak mudah. Bahwasanya dimanapun kita berada kendala atau barrier pasti ada sesuai dengan kapasitas kita tentunya. Yang pasti bekerja itu ya capek, karena banyak yang dipikir tentunya.

Bekerja dibank itu tidak enak lho. Kenapa? soalnya kerjanya hanya mikirin uang orang. Kerja delapan jam tapi gajinya sedikit. Tiap hari mikirin target cabang sudah tercapai atau belum. Sering lembur lagi, makanya tidak heran secara umum karyawan bank itu pulangnya biasanya malam. Satu lagi kalau rambutnya tidak putih, pasti botak. Saya saja waktu itu memilih rambut jadi putih saja, ternyata malah dikasih rambut rontok (menuju botak) hehehe....

Gambaran gaji kecil, tapi kerja rodi itu kayak gini. Untuk yang fresh graduate, bila posisi clerical paling-paling rangenya antara satu juta sampai dua jutaan saja. Sedangkan untuk posisi manajemen trainee, startnya mulai dari dua setengah juta sampai lima jutaan. Tetapi ngomong soal gaji jangan terlalu dimasukin hati. Insya Allah, rezeki itu tidak bisa terlalu dimatematikakan. Saya yang tidak terlalu neko-neko sewaktu kerja dibank juga, cukup-cukup saja kok. Bisa nabung, bisa jalan-jalan, bisa bayar kuliah lagi, bisa ngapain-ngapain deh.

Wah ini pembukaannya panjang banget ya, jadi lupa kasih tipsnya. Iya deh diseri ke dua akan saya lanjutkan postingannya. Selain tips, akan saya upload juga jobdesk masing-masing personal perbankan.

Salam winter sonata

1 comment:

Anggraeni Ayu said...

hu hu
thanks o u catatan singkat'na mesQ g jd dpt tips tp info ini ckp ptg kok. cukup memberi gambaran pada saia, ttg situasi dan kondisi klo nanti jd keterima di bank. hehe