Pages

Wednesday, February 28, 2007

Memilih Bank " Ramah "

Tulisan saya ini sebetulnya untuk pengusaha pemula dan pengusaha yang baru mencoba berhubungan dengan bank. Sering terdengar keluhan dan kebingungan orang-orang yang menyatakan bahwa akses ke bank itu sangat sulit. Sebenarnya akses ke bank itu mudah kalau mengetahui kondisi dan tata caranya, walaupun prakteknya sebenarnya juga sulit. He..he.. bingung ya?
0
Uang akan mendatangi uang itu prinsipnya! Apabila uang anda masih sedikit dibawah 100 juta maka anda yang wajib datang ke bank, tetapi kalau uang anda diatas 100 juta saya bisa pastikan andalah yang akan dikejar-kejar bank (mau coba? telpon saja petugas bank dan minta bawa aplikasi pembukaan rekening dan minta datangg jam 7 malam. Bisa dipastikan, yang bersangkutan pasti menyanggupi). Hal tersebut juga sama dengan hukumnya pemberian pembiayaan atau kredit bank. Itulah paradigma shifting yang harus kita ketahui. Orang yang kerja dibank adalah orang yang pikirannya hanya tentang pencapaian target dan keuntungan. Setiap saat yang dipikirkan adalah hal tersebut.
0
Dari mass media seperti koran, majalah dan televisi sering diberitakan bahwa bank tidak begitu bersahabat dengan pengusaha, bank tidak begitu bersungguh-sungguh untuk memperhatikan pengusaha kecil, bank hanya senang berternak uang melalui SBI, bank kurang begitu berekspansi dalam pembiayaan usaha dan berita lain mengenai impotennya fungsi intermediasi bank. Secara umum mungkin benar seperti itu, namun tidak juga kalau kita berinteraksi dengan petugas banknya. Mereka masih mengaku memberikan pembiayaan kepada masyarakat, mereka mengaku masih sibuk berusaha memenuhi target tahunannya untuk hunting nasabah dan target pemenuhan assetnya.
0
Kalau mencermati reason yang diberikan bank tersebut, peluang itu sebenarnya ada, hanya mungkin kita perlu tahu bank yang bagaimana yang ramah buat kita. Lalu bagaimana agar tahu bahwa bank yang akan kita tuju itu bank yang ramah buat kita? Caranya bagaimana agar kita tahu dan mudah akses kebank ? Untuk itu baca informasi tentang perbankan di mass media, disitu anda dapat mengetahui bank apa yang paling besar assetnya, bank apa yang paling kecilnya assetnya, bank apa yang rata-rata assetnya, bank apa yang inti bisnisnya pertanian, bank apa yang inti bisnisnya korporasi, bank apa yang mengkhususkan pemberdayaan UKM, bank apa yang memberikan kredit untuk pengerjaan proyek pemerintah, bank apa yang memberikan bunga tinggi dan sebaliknya, apa program promosi bank saat ini dan lain-lain. Memang sebagai pelaku usaha kita harus membuka telinga dan mata lebar-lebat agar peluang dan kesempatan dapat segera kita manfaatkan untuk menghasilkan laba.
0
Alternatif I
Bank besar biasanya banknya penuh aktivitas, organisasinya gemuk, birokrasinya panjang dan nasabahnya adalah orang yang sudah mapan. Bank dapat dikatakan besar bila assetnya diatas 50 Triliun, 50 triliun sampai 3 Triliun adalah bank menengah, dan bank dengan asset dibawah 3 triliun adalah bank kecil. Nah kalau kita masih pemula dalam berbisnis, juga baru dalam merintis hubungan dengan bank maka saran saya datanglah ke bank dengan kategori kecil atau bank menengah. Kenapa? Ya karena mereka juga ingin membesarkan banknya dengan meningkatkan asset (kredit dan simpanan) serta meningkatkan jumlah nasabahnya.
0
Alternatif II
Kantor cabang baru yang baru dibuka disuatu tempat, ini juga bisa menjadi tujuan kita bagi pemula bisnis maupun pemula merintis hubungan dengan bank. Persaingan bank saat ini sangat ketat, perhatikan saja bank yang ada dikota atau diwilayah anda ada berapa jumlahnya? Dengan target puluhan miliar sampai ratusan milliar yang harus didapat bank tersebut, saya jamin kepala mereka pusing he..he..he.. Jumlah pengusaha mapan dan potensi ekonomi yang ada pastinya sudah ditangan bank-bank yang telah ada dan berdiri cukup lama. Artinya bank baru (kantor cabang yang baru dibuka) harus berpikir bagaimana caranya membujuk nasabah untuk pindah bank ke banknya. Dan biasanya pengusaha yang memperoleh layanan prima dari banknya malas berpindah, selain hutang budi karena diberi kredit juga alasan administratif yang harus dipenuhi ke bank lain bila jadi nasabah baru. Hal-hal tersebut menjadi alasan calon nasabah untuk malas berpindah. Mau tidak mau peluang anda untuk menjadi nasabah bank baru (kantor cabang baru) cukup besar.
0
Alternatif III
Pegawai baru bagian kredit, ini juga bisa menjadi peluang kita untuk berbank dengan ramah. Pegawai baru biasanya mempunyai waktu percobaan, dalam masa percobaan ini mereka dituntut produktivitasnya. Bila produktivitasnya tidak mencapai target, boleh dibilang tamatlah kariernya didunia perbankan. Sedihkan... Agar tidak menyedihkan nasibnya, kita bisa membantu yang bersangkutan dengan menjadi nasabahnya, memberikan referensi prospek yang baik (akan bagus kalau calon nasabah kakap yang ditawarkan) dan menemani orang-orang yang perlu pembiayaan/kredit untuk datang kemejanya. Namun tetap diingat, bank adalah lembaga yang sangat birokratis, maka ketika kita memberikan informasi dan dokumen berikanlah yang baik, berkualitas dan teruji. Agar petugas tersebut membela (mati-matian) kita, ketika permohonan kredit kita dibahas oleh komite kredit bank.
0
Alternatif IV
UKM saat ini begitu diperhatikan oleh pemerintah. Program ini biasanya didaerah dieksekusi oleh Dinas Perdagangan dan Koperasi, Dinas Pertanian dan Bidang Comunity Development Perusahaan. MOU biasanya dilakukan dengan bank serta dipublikasikan melalui media masa, dengan pegangan ini kita dapat mem faith-accomply kepada bank apabila bank masih bermalas-malasan untuk menyalurkan kreditnya. Tapi perlu diingat sekali lagi, setiap pengajuan kredit tidak selalu harus disetujui. Banyak alasan melatarbelakangi mengapa pengajuan kita tidak dapat disetujui.
0
Alternatif lain masih banyak,.. tapi saya capek ngetik nih . Untuk lebih lengkapnya, saya persilahkan kontak saya.
0
Salam hangat dan sukses!

4 comments:

edo said...

salam kenal mas arif.
sepertinya saya akan menjadi pasien mas arif nih. semoga berkenan. i will contact you personally :)

senang bisa belajar dari blog sampeyan :)

alpy said...

mas knlan y...

irigasoen.blogspot.com

pojokjambi said...

siiipp tulisannya sangat bermanfaat...

TINTIN RAHMAYANTI said...

Saya TINTIN RAHMAYANTI Saya ingin menyaksikan karya bagus ALLAH dalam hidup saya untuk umat saya yang tinggal di sini di Indonesia, Asia dan di beberapa negara di seluruh dunia.
 Saat ini saya tinggal di Indonesia. Saya seorang wanita Bisnis dengan tiga anak dan saya terjebak dalam situasi keuangan di bulan DESEMBER 2017 dan saya perlu membiayai kembali dan membayar tagihan saya,
Saya adalah korban penipuan pemberi kredit 4-kredit, saya kehilangan banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Saya hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang yang saya berutang, saya dibebaskan dan saya bertemu dengan seorang teman, yang saya jelaskan situasi saya dan kemudian mengenalkan saya ke perusahaan pinjaman ALEXANDER ROBERT LOAN FIRM yang andal.
Bagi orang-orang yang mencari pinjaman? Jadi Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman di internet penipuan di sini, tapi mereka masih sangat nyata di perusahaan pinjaman palsu.
 Saya mendapat pinjaman dari ALEXANDER ROBERT LOAN FIRM sebesar Rp800.000.000 dengan sangat mudah dalam waktu 24 jam yang saya terapkan, jadi saya memutuskan untuk membagikan karya bagus ALLAH melalui ALEXANDER ROBERT LOAN FIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya saran jika anda membutuhkan pinjaman silahkan hubungi ALEXANDER ROBERT LOAN FIRM. hubungi mereka melalui email:. (alexanderrobertloan@gmail.com)
Anda juga bisa menghubungi saya melalui email saya di (tinrahma222@gmail.com) jika Anda merasa sulit atau menginginkan prosedur untuk mendapatkan pinjaman.