Lupa hari apa ya, saya mengunjungi situs nya Kementrian Depkop nemukan info bagus untuk pelaku Usaha UKM. Kredit Usaha Rakyat nama programnya, sejenis kredit program yang sudah-sudah. Sepintas baca sih KUR ini sejenis Kredit SUP 005, Kredit Penjaminan Deptan, dan Kredit Penjaminan Depkop.
.
KUR diberikan dengan plafon Rp. 50 juta kebawah, dengan harapan serapannya lebih luas diterima kalangan pengusaha UKM. Sebelumnya kredit program bisa diberikan sampai 500 Juta, dengan pertimbangan agar semua bisa kebagian makanya plafon diturunkan.
.
Kredit program ini merupakan sharing resiko antara pemerintah dan pihak bank. Pihak pemerintah menjamin sebesar 70% dari nilai kredit dan pihak bank hanya menanggung resiko 30% (CMIIW). Bunga / margin untuk kredit ini adalah sebesar 16% effectif, cukup murah ! (bila dibanding keuntungan yang diambil pengusaha/pelaku usaha).
.
Agar kebagian segera datangi 6 Bank ini : Bank Syariah Mandiri, BRI, BNI, BTN, Bukopin dan Bank Mandiri.
.
Ayo jadi pengusaha! Pemerintah lagi bagi-bagi uang :) .
.
Info detil click disini.


7 comments:
aku sih seneng banget waktu denger ada KUR tapi waktu aku datangi bank pemberi KUR Mereka menolak padahal sy butuh pinjaman 30 jt untuk mengembangkan usaha yang sadah berjalan aku ke BRI cabang katanya tidak menyalurkan KUR di bawa 50 jt, ke BRI Unit tidak menyalurkan diatas 5 jt, jadi harus kemana pinjamnya coba2 ke Bank syariah mandiri KCP Garut eh katanya ngak nyalurkan, apa KUR hanya untuk orang dekat bank aja kali yaaa.........?
Sepertinya gitu deh. Kata pepatah ga kenal maka tak sayang.
Hanya saja kok bisanya BSM Garut bohong yak? padahal kan mereka merupakan salah satu penerima fasilitas kredit program KUR dari pemerintah? Kurang ajar tu kalau gitu BSMnya! dah berani bohong lagi!
mengapa tidak:)
bisa dicoba ke Bank Perkreditan Rakyat deh...
saiya denger bukan lewat kredit lunaknya tapi lewat BUMN. tapi ga tau harus nannya kebagia apa di BUMN nya.
jangan percaya pada yang gitu2an bosan aku dibo-ongi janji2 permen entah!!!! fuck!
Mana ada kredit tanpa anggunan..sedangkan yg pake angunan aja byk yg macet.apa lagi tidak pake angunan..bank tidak akan mau ambil resiko ..kredit macet menimbulkan biaya dipihak bank...kebanyakan masyarakat kita beranggapan kredit KUR adalah kredit cuma2,tanpa memikirkan resiko yg akan terjadi...
Post a Comment